Efek Farmakologi
Daun dan umbi dari tanaman daun dewa bisa dipergunakan sebagai obat
antikoagulan (mengencerkan bekuan-bekuan darah), anti pembengkakan, luka
terpukul, melancarkan sirkulasi darah, menghentikan pendarahan (batuk darah,
muntah darah, mimisan), mengurangi pembengkakan atau benjolan pada payudara,
serta sangat efektif untuk obat memperlancar haid. Tanaman daun dewa juga
memiliki rasa khas dan bersifat netral. Berdasarkan hasil penelitian dan
pengalaman empiris diketahui bahwa tumbuhan ini bersifat antikoagulan,
antikarsinogen, antimutagenitas dan diuretic (peluruh kencing). Selain itu juga
diketahui bahwa semua bagian tanaman ini dapat dipergunakan untuk mengobati
tumor payudara dan luka bakar.
Kandungan Kimia
Berdasarkan hasil penelitian para ahli bahwa kandungan kimia yang terdapat pada
tanaman daun dewa diantaranya berupa senyawa flavanoid, asam fenolat, asam
klorogenat, asam kafeat, asam p-kumarat, asam p-hidroksibenzoat dan asam
vanilat. Kandungan dan manfaat senyawa flavanoid, saponin, dan minyak atsiri
diindikasikan dapat menurunkan kolesterol darah. Minyak atsiri pada daun dewa
diduga dapat merangsang sirkulasi darah, juga bersifat analgetik dan anti
inflamasi. Minyak atsiri dan flavanoid juga bersifat sebagai antiseptic.
Senyawa lain yang terdapat pada daun dewa adalah alkaloid, tannin dan
polifenol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar